OlehMuhammad Syahid Puasa adalah menahan dan mengendalikan diri dari memenuhi potensi-potensi dasar kehidupan manusia, terutama kebutuhan makan minum dan aktivitas seksual di siang hari, sehingga bukan hanya menahan lapar dan haus saja, tetapi memperoleh manfaat tersendiri bagi kesehatan jasmani maupun rohani. Puasa termasuk syariat Islam yang harus tegak di atas keikhlasan. Salah satu rukum Islam adalah menjalankan puasa Ramadhan. Puasa Ramadhan merupakan salah satu perintah Allah SWT yang telah tertuang dalam Al qur’ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ كُتِبَ عَلَيْكُمُ ٱلصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَArtinya ” Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,” Q. S. Al Baqarah 183Adapun tujuan berpuasa di bulan Ramadhan adalah sebagai berikut 1. Menjalankan perintah Allahوَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِى عَنِّى فَإِنِّى قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ ٱلدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا۟ لِى وَلْيُؤْمِنُوا۟ بِى لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَArtinya “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka jawablah, bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi segala perintah-Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” Q. S. Al Baqarah 1862. Menjadi lebih bersyukurDengan berpuasa, maka seseorang akan merasakan bagaimana rasanya menjadi orang yang tidak memiliki makanan untuk dimakan sehingga ia akan jauh lebih Abu Hurairah Radhiyallahu anhu dia berkata, Rasûlullâh Shallallahu alaihi wa sallam bersabda,عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اُنْظُرُوْا إِلَى مَنْ أَسْفَلَ مِنْكُمْ، وَلاَ تَنْظُرُوْا إِلَى مَنْ فَوْقَكُمْ، فَهُوَ أَجْدَرُ أَنْ لاَ تَزْدَرُوْا نِعْمَةَ اللهِ kepada orang-orang yang lebih rendah daripada kalian, dan janganlah kalian melihat kepada orang-orang yang berada di atas kalian, karena yang demikian itu lebih patut bagi kalian, supaya kalian tidak meremehkan nikmat Allâh yang telah dianugerahkan kepada kalian.”Baca jugaHukuman orang tidak berpuasa di bulan Ramadhan Doa mendapatkan jodoh di bulan Ramadhan Waktu terkabulnya doaSejarah perang di bulan RamadhanPahala sahur di bulan Ramadhan Doa menyambut bulan Ramadhan 3. Melatih pengendalian diriDari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda“اَلصِّيَامُ جُنَّةٌ فَإِذَا كَانَ أَحَدُكُمْ صَائِمًا فَلاَ يَرْفُثْ وَلاَ يَجْهَلْ وَإِنِ امْرُؤٌ قَاتَلَهُ أَوْ شَاتَمَهُ، فَلْيَقُلْ إِنِّي صَائِمٌ مَرَّتَيْنِ، وَالَّذِيْ نَفْسِي بِيَدِهِ، لَخُلُوْفُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللهِ تَعَالَى مِنْ رِيْحِ الْمِسْكِ، يَتْرُكُ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ وَشَهْوَتَهُ مِنْ أَجْلِي، اَلصِّيَامُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ، وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا.”“Puasa itu adalah perisai. Oleh karena itu, jika salah seorang di antara kalian berpuasa, maka janganlah dia berkata-kata kotor dan tidak juga berlaku bodoh. Jika ada orang yang memerangi atau mencacinya, maka hendaklah dia mengatakan, Sesungguhnya aku sedang berpuasa’ sebanyak dua kali. Demi Rabb yang jiwaku berada di tangan-Nya, bau mulut orang yang berpuasa itu lebih harum di sisi Allah Ta’ala daripada aroma minyak kesturi, di mana dia meninggalkan makanan, minuman, dan nafsu syahwatnya karena Aku Allah. Puasa itu untuk-Ku dan Aku akan memberikan pahala karenanya dan satu kebaikan itu dibalas dengan sepuluh kali lipatnya.”4. Memohon ampunanDari Hudzaifah Radhiyallahu anhu, ia berkata, “Aku pernah mendengar Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda“فِتْنَةُ الرَّجُلِ فِي أَهْلِهِ وَمَالِهِ وَجَارِهِ تُكَفِّرُهَا الصَّلاَةُ وَالصِّيَامُ وَالصَّدَقَةُ.”“Kesalahan seseorang terhadap keluarga, harta dan tetangganya akan dihapuskan oleh shalat, puasa dan shadaqah.”5. Memohon surga Allah dari Sahl Radhiyallahu anhu, ia berkata, “Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda“إِنَّ فِي الْجَنَّةِ بَاباً يُقَالُ لَهُ الرَّيَّانُ، يَدْخُلُ مِنْهُ الصَّائِمُوْنَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ، لاَ يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ يُقَالُ أَيْنَ الصَّائِمُوْنَ؟ فَيَقُوْمُوْنَ، لاَ يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ، فَإِذَا دَخَلُوْا أُغْلِقُ، فَلَمْ يَدْخُلْ مِنْهُ أَحَدٌ.”Sesungguhnya di Surga itu terdapat satu pintu yang diberi nama ar-Rayyan. Dari pintu itu orang-orang yang berpuasa akan masuk pada hari Kiamat kelak. Tidak ada seorang pun yang masuk melalui pintu itu selain mereka. Ditanyakan, Mana orang-orang yang berpuasa?’ Lalu mereka pun berdiri. Tidak ada seorang pun yang masuk melalui pintu itu selain mereka. Jika mereka sudah masuk, maka pintu itu akan ditutup sehingga tidak ada lagi seorang pun yang masuk melalui pintu tersebut.’”Baca jugaPahala orang meninggal di bulan Ramadhan Keutamaan malam lailatul qadar Syarat boleh tidak puasa Ramadhan bagi laki-lakiHukum mandi junub setelah imsakHukum menunda mandi wajib setelah haidHukun talak di bulan Ramadhan menurut islam6. Membentuk akhlak muliaIbnul Qayyim rahimahullah mengatakan,“Puasa memiliki pengaruh yang sangat kuat dalam menjaga anggota tubuh yang bersifat lahiriah dan juga kekuatan bathin serta melindunginya dari faktor-faktor pencemaran yang merusak. Jika faktor-faktor pencemaran tersebut telah menguasai dirinya, maka ia akan demikian, puasa akan menjaga kejernihan hati dan kesehatan anggota badan sekaligus akan mengembalikan segala sesuatu yang telah berhasil dirampas oleh nafsu syahwat. Puasa merupakan pembantu yang paling besar dalam merealisasikan ketakwaan…”7. Menjaga kesehatanSyaikh Abdul Aziz bin Baaz telah mengatakan,“…manfaat puasa juga dapat membersihkan tubuh dari pencemaran yang buruk dan memberikan kesehatan serta kekuatan. Hal tersebut telah diakui oleh banyak dokter. Bahkan mereka telah banyak mengobati pasien mereka dengan menggunakan puasa ini.”8. Menjaga diri dari api nerakaSabda Rasulullah SAW الصّيِامُ جُنَّةٌ مِنَ النَّارِ كَجُنَّةِ أَحَدِكُمْ مِنَ اْلقِتَالِ“Puasa itu perisai/penangkal dari api neraka seperti perisai bagi salah seorang kalian dari perang” HR. Ahmad9. Pahala langsung dari Allahكُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعمِائَة ضِعْفٍ ، قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلَّا الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ“Semua amal Bani Adam akan dilipat gandakan kebaikan sepuluh kali sampai tujuh ratus kali lipat. Allah Azza Wa Jallah berfirman, Kecuali puasa, maka ia untuk-Ku dan Aku yang akan memberikan pahalanya.” HR. Muslim10. Mengharap syafaat di akhiratSabda Rasulullah SAW الصِّيَامُ وَ الْقُرْآنُ يَشْفَعَانِ لِلْعَبْدِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ، يَقُوْلُ الصِّيَامُ أَيْ رَبِّ، مَنَعْتُهُ الطَّعَامَ وَ الشَّهْوَةَ فَشَفِّعْنِيْ فِيْهِ. وَ يَقُوْلُ الْقُرْآنُ مَنَعْتُهُ النَّوْمَ بِاللَّيْلِ فَشَفِّعْنِيْ فِيْهِ فَيَشْفَعَانِ“Puasa dan Al Qur’an memberi syafaat kepada hamba Allah pada hari kiamat. Puasa berkata “Wahai Tuhanku, aku telah menghalanginya makan minum dan syahwatnya pada siang hari, maka perkenankanlah aku memberi syafaat baginya”. Dan Al Qur’an pun berkata “ Aku telah menghalanginya tidur pada malam, maka perkenankanlah aku memberi syafaat baginya.”HR. AhmadBaca jugaHukum bermesraan di bulan RamadhanHukum bersetubuh di bulan Ramadhan Syarat sah puasa Ramadhan Tips mengajar anak berpuasaDoa ketika Ramadhan akan berakhir Hukum berdoa tidak mengangkat tangan keikhlasan Rasulullah SAW bersabda,“Setiap amal manusia adalah untuknya kecuali Puasa, sesungguhnya puasa itu untuk-Ku, dan Aku yang akan membalasnya “ HR Ahmad dan Muslim12. Melatih untuk istiqomah Dari Aisyah ra, ia berkataAdalah Nabi SAW ketika masuk sepuluh hari yang terakhir Romadhon, menghidupkan malam, membangunkan istrinya, dan mengikat sarungnya ungkapan kesungguhan dan kesiapan dalam beribadah HR. Bukhari & Muslim 13. Mengumpulkan pahala sebanyak-banyaknya كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعمِائَة ضِعْفٍ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلَّا الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِي لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ وَلَخُلُوفُ فِيهِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ“Semua amalan bani adam akan dilipatgandakan, satu kebaikan akan dibalas dengan sepuluh kali lipat hingga 700 kali lipatnya, Allah ta’ala berfirman, Kecuali puasa sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan aku yang akan membalasnya, ia meninggalkan syahwat dan makannya karena aku, maka Aku yang akan membalasnya.’ Dan bagi orang yang berpuasa mempunyai dua kebahagiaan kebahagiaan ketika berbuka dan kebahagiaan ketika bertemu dengan Rabb-nya. Benar-benar mulut orang yang berpuasa di sisi Allah lebih harum daripada harumnya misk.” HR. MuslimDemikian penjelasan terkait apa saja tujuan berpuasa di bulan ramadan dan dalilnya. Semoga bermanfaat. Puasapada dasarnya merupakan aktivitas yang dilakukan untuk menahan makan dan minum dari terbitnya fajar sampai adzan magrib berkumandang, tidak hanya itu selain menahan makan dan minum, manusia diharapkan mampu menahan diri dari perbuat jelek atau dosa dengan berpuasa. Di bulan puasa ini, Allah Swt menguji ketenangan hati batin umat manusia di seluruh penjuru dunia, yaitu ujian melawan hawa nafsu dari segala macam godaan yang muncul. Puasa pun disebut-sebut sebagai terapi spritual karena godaannya amat tinggi. Puasa menguji daya tahan iman, kesabaran, dan keikhlasan manusia dalam menunaikan rukun Islam ketiga. Setiap umat adalah manusia yang lahir dari bani Adam hendak mendekatkan diri kepada Allah taqarrub ilallah dengan menunaikan perintahnya dan menjauhi larangannya. Allah telah menciptakan manusia yang tujuannya adalah untuk menyembah illa liya’ budun dan mematuhi instruksi apa yang menjadi ketentuan syariat dalam beriman, berislam, dan berihsan. Oleh karena itu, Imam Ghazali dalam kitab Ihya’ Ulumiddin 1986 menuturkan hadis bahwa Nabi Saw bersabda “Banyaklah orang yang berpuasa, yang tidak ada baginya daripada puasanya itu, selain lapar dan haus." HR. an-Nasai dan Ibnu Majah. Artinya, secara batiniah dan lahiriah manusia sedang diuji agar mampu mengendalikan hasrat dan juga Hikmah Ramadhan Statistik Ketakwaan Puasa Umat Islam yang menjalani ibadah puasa telah dihadapkan dengan pelbagai jenis tantangan dalam menuju kehidupan sufi guna menjaga hubungan manusia dengan Allah dan hubungan sesama manusia hablum minallah wa hablum minannas. Tak heran, manusia yang sedang berpuasa selalu mendapatkan ujian berat yang menggoda imunitas keimanannya. Imunitas iman yang kuat menghadapi gangguan belum tentu menjadi manusia yang paling sempurna selama tidak mampu melawan hasrat hawa nafsu. Sebab, puasa merupakan wahana latihan jasmani menuju penyucian rohani. Tentu untuk menyucikan fitrah ini harus protektif, agar dapat menahan diri dari makan, minum, dan hubungan diri Ibadah puasa akan tetap terjaga dari pesona godaan yang menghantui manusia. Allah sengaja menghadirkan godaan semata-mata bukan karena hendak menghinakan makhluknya, tetapi dalam rangka mengangkat derajatnya, agar menjadi manusia yang sempurna dan mulia di muka bumi ini. Maka, imunitas ini menjadi pagar manusia supaya tidak lemah imannya. Pada praktiknya, imunitas diri berupa keikhlasan, kesabaran, dan lain sebagainya. Semua itu harus didasarkan kepada niat dan tujuan untuk menjadi manusia yang rendah hati, terpuji, dan bertawakal. Di sisi lain, istikamah menaati perintah Allah sebagai teladan manusia yang etis dan bermoral, sehingga Islam mengajarkan umatnya untuk berbuat amal saleh amali. Puasa dalam ilmu tasawuf punya makna tersendiri, terutama bagi manusia yang berikhtiar ingin lebih dekat, dan memahami lebih jauh apa itu esensi syariat, termasuk mengapa puasa menjadi bulan yang dirindukan oleh umat Islam. Secara hakikat, puasa adalah perjalanan dunia sufi tanpa disadari bahwa manusia memupuk kekuatan untuk menjadikannya sabar. Firman Allah Swt dalam Al Qur’an, innallaha ma’as shabirin. Artinya “Sesungguhnya Allah bersama dengan orang-orang yang sabar." Oleh karenanya, sabar merupakan cara efektif dalam menyucikan dimensi jasmani dan rohani. Terutama, mengontrol hawa nafsu dari pandangan yang maksiat, dan melarikan diri dari hal-hal yang dapat membatalkan puasa.
Puasaadalah alat untuk meremajakan dan mengembalikan vitalitas pada berbagai macam sel dan jaringan dalam tubuh. Puasa dapat melancarkan proses pencernaan dan memudahkan penyerapan sari-sari makanan, serta menstabilkan proses masuknya makanan secara berlebihan.
Semogahikmah puasa dapat kita peroleh yaitu; lebih meningkatkan amal dan ibadah kita kepada Allah SWT. Pola hidup yang berkualitas, baik dari segi kesehatan jasmani yang merupakan investasi kesehatan yang sangat penting, kesehatan rohani yang akan membuat hidup lebih berarti dan bahagia. Kesehatan jasmani dan rohani akan berdampak pada etos Pertama memperoleh pengawasan bagi jasmani dan kesadaran yang tinggi. Kedua, mengingat Tuhan dan beribadah kepada-Nya. Ketiga, memperoleh kepuasan jiwa atas nikmat yang diperoleh. Bagi para biarawan, puasa merupakan sarana untuk mengontrol nafsu agar tidak terjerumus ke dalam hubungan seksual atau perzinaan. PuasaMenjaga Kesehatan Jasmani dan Ruhani Rep: Ali Yusuf / Red: Muhammad Hafil Jumat 30 Apr 2021 18:43 WIB. Foto: Pixabay Puasa Menjaga Kesehatan Jasmani dan Ruhani. Foto: Ilustrasi Ramadhan . Jaga kesehatan jasmani dan ruhani dengan puasa.
Berpuasadapat membuat kesehatan jasmani seseorang jadi meningkat dan lebih baik. Hal ini dikarenakan selama berpuasa orang tidak melakukan aktivitas makan dan minum seperti biasanya. Kondisi ini baik untuk pencernaan, di mana sistem pencernaan bisa beristirahat untuk sementara waktu. Beberapa kesehatan jasmani yang bisa kamu rasakan di antaranya:
\n \n\n puasa merupakan aktivitas jasmani dan
PenjelasanSaid Nursi Soal Puasa Sebagai Diet Jasmani dan Rohani Rep: Muhyiddin / Red: Muhammad Hafil Selasa 19 Apr 2022 10:00 WIB. Foto: Said Nursi Soal Puasa sebagai Diet Jasmani dan Rohani. Foto: Ilustrasi potret Said Nursi. Puasa sebagai diet jasmani dan rohani dijelaskan oleh Said Nursi.
Aktivitasjasmani ialah gerakan tubuh oleh otot tubuh dan sistem penunjangnya yang memerlukan pengeluaran energi. Aktivitas jasmani dapat digolongkan menjadi tiga tingkatan. Aktivitas jasmani yang sesuai untuk remaja, adalah sebagai berikut. - Aktivitas ringan Kegiatan ini hanya memerlukan sedikit tenaga dan biasanya tidak menyebabkan perubahan dalam pernapasan atau kesehatan (endurance
4dBoX.
  • tez1hrktpz.pages.dev/878
  • tez1hrktpz.pages.dev/772
  • tez1hrktpz.pages.dev/724
  • tez1hrktpz.pages.dev/794
  • tez1hrktpz.pages.dev/118
  • tez1hrktpz.pages.dev/115
  • tez1hrktpz.pages.dev/117
  • tez1hrktpz.pages.dev/99
  • tez1hrktpz.pages.dev/406
  • tez1hrktpz.pages.dev/663
  • tez1hrktpz.pages.dev/149
  • tez1hrktpz.pages.dev/811
  • tez1hrktpz.pages.dev/322
  • tez1hrktpz.pages.dev/20
  • tez1hrktpz.pages.dev/313
  • puasa merupakan aktivitas jasmani dan